Berita

ilustrasi/ist

Dunia

PBB Siapkan Sanksi bagi Iran dan Korea Utara

MINGGU, 15 MEI 2011 | 16:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Iran sedang melanjutkan program pengayaan nuklir. Iran juga melakukan pertukaran teknologi pembuatan misil balistik nuklir dengan Korea Utara.

Demikian hasil laporan rahasia yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Laporan ini semakin memperkuat kecurigaan dunia terhadap dugaan kerjasama nuklir Iran dan Korea Utara.

"Barang-barang yang terkait misil balistik yang dilarang diduga telah berpindah antara Korea Utara dan Iran melalui penerbangan reguler Air Koryo (Pesawat Korut) dan Iran Air(Pesawat Iran). Namun, Korea Utara juga menyewa pesawat (asing) jika dirasa barang yang akan dikirim mudah diketahui," demikian rilis laporan tersebut seperti dilansir BBC (Minggu, 15/5)


Bila laporan itu benar maka PBB akan mengenakan sanksi bagi kedua negara tesebut. Sanksi yang disiapkan PBB itu antara lain melarang penjualan nuklir dan pertukaran teknologi antara Iran dengan Korea Utara, termasuk embargo persenjataan bagi kedua negara. Tidak hanya itu, PBB juga akan melarang transaksi dagang dengan sejumlah perusahaan Korea Utara, membekukan aset dan melarang warga Korea Utara untuk bepergian keluar negeri.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa kedua negara melakukan pertukaran melalui negara ketiga. Dugaan sementara negara ketiga itu adalah Cina. Terlibatnya Cina dalam perukaran teknologi nuklir Iran dan Korea Utara ini menyulut keprihatinan PBB atas komitmen Cina dalam mendukung sanksi terhadap Teheran dan Pyongyang terkait pengembangan program nuklir. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya