Berita

TEROR BOM/IST

BOM CIREBON

Sipil Kena Peluru Nyasar, Ekses dari Sistem Densus 88 Tak Bekerja Baik

MINGGU, 15 MEI 2011 | 13:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Penggerebekan rumah terduga teroris di Sukoharjo, Jawa Tengah,  kemarin malam menyisakan persoalan.

Pasalnya, seorang warga sipil, yang berprofesi sebagai pedagang angkringan, Nur Iman, terserang pelusu nyasar.

"Kalau teroris yang sudah dalam pengintaian dan sudah dipastikan bahwa rumah yang diintai itu rumah teroris, tentu segala sesuatu pergerakan teroris ini sudah dalam pengamatan," kata Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim di rumah Jusuf Kalla, Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, di sela-sela acara syukuran ulang tahun JK ke-69, (Minggu, 15/5).


"Karena sudah dalam pengamatan, informasi yang diperoleh Densus 88 untuk melakukan penindakan cukup kuat. Makanya sudah bisa dilakukan pengamanan di lokasi itu, bisa diperkecil, dampaknya bagi masyarakat," sambungnya.

Tapi menurutnya, sistem inilah yang tidak bekerja dengan baik. Akibatnya, saat Densus 88 mengejar teroris dan teroris berbalik sambil melakukan penembakan, begitu juga dengan Densus 88 melakukan hal yang sama, suara tembakan menarik perhatian masyakat dan menonton.

"Kita tidak tahu posisi persisnya, pedagang angkringan ini, Saudara Nur Iman, sehingga terkena peluru gitu. Harusnya ini bisa dihindari kalau pengamanan di lokasi sudah dilakukan terlebih dahulu," sesalnya.[dry]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya