Berita

Strauss-Khan/ist

Dunia

Karena Cabul Kepala IMF Ditahan Polisi New York

MINGGU, 15 MEI 2011 | 11:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kepala Dana Moneter Internasional (IMF), Dominique Strauss Kahn, ditarik petugas otoritas Pelabuhan New York (NYPD) dari pesawatnya di Bandara John F Kennedy saat akan terbang ke Prancis. Ia diinterogasi oleh polisi atas tuduhan telah melakukan pelecehan seksual kepada seorang pelayan di sebuah hotel.

Juru bicara Kepolisian New York, Paul Browne, mengatakan bahwa Strauss-Khan dilaporkan ke polisi oleh seorang perempuan yang mengaku dicabuli Strauss-Kahn. Perempuan tersebut adalah petugas kebersihan kamar Hotel Sofite, tempat Strauss-Kahn menginap. Perempuan berusia 32 tahun itu mengaku dipaksa pria berkebangsaan Perancis tersebut untuk melakukan hubungan seks. Beruntung perempuan tersebut bisa melarikan diri dari kamar Strauss-Kahn dan mengadukan tindakan pelecehan seksual tersebut ke staf hotel yang kemudian melapor ke polisi.

"Korban (kini) dibawa ke Rumah Sakit Roosevelt (di Manhattan) dan dirawat karena (mengalami) luka ringan," kata Browne seperti dikutip CNN (Minggu, 15/5).


Sebelumnya, Strauss-Kahn juga pernah mengalami masalah yang sama. ia pernah dituduh melakukan hubungan asmara dengan seorang staf perempuan IMF pada tahun 2008. Namun manajemen IMF saat itu mengatakan bahwa perbuatan Strauss-Kahn sebagai sebuah kelalaian. Strauss-Kahn akhirnya minta maaf kepada seluruh staf IMF dan istrinya atas insiden tersebut.

Strauss-Kahn menjadi Ketua IMF sejak November 2007. Sebelumnya, ia adalah anggota Majelis Nasional Prancis dan pengajar ekonomi di Institut d'Etudes Politiques de Paris. Beberapa hasil survei menunjukkan bahwa Strauss-Kahn merupakan calon pesaing berat bagi Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dalam pemilu 2012 mendatang. Strauss-Kahn merupakan calon presiden yang akan di calonkan dari partai Sosialis Perancis. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya