Berita

ilustrasi

Perempuan India Kini Semakin Powerful

SABTU, 14 MEI 2011 | 21:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemilihan umum di India melahirkan kelompok wanita yang memiliki pengaruh lebih besar dari sebelumnya.

Mamata Banerjee berhasil memenangkan pemilihan umum di Bengali Barat, dan kini ia bertanggung jawab atas negara bagian dengan populasi 90 juta tersebut. Banerjee mengukir kemenangan dan menghancurkan dominasi Partai Komunis India di daerah tersebut. Pemerintahan sayap kiri telah berkuasa di sana selama tiga dekade.

Selain Banerjee, di negara bagian selatan Tamil Nadu, seorang mantan bintang film yang bernama Jayalalithaa juga berhasil mengalahkan pemerintah incumbent dalam pertarungan sengit yang dipicu berbagai tuduhan korupsi. Hasil yang seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya.

"Anda tentu tidak ingin larut dalam masalah besar mengenai ketidaksetaraan gender, aborsi janin, penindasan dan diskriminasi terhadap perempuan. Di India, adalah hal yang luar biasa jika memiliki wanita yang sangat kuat begitu banyak pada waktu yang bersamaan," ujar Ramachandra Guha, seorang sejarawan dan analis politik seperti yang dilansir dari Guardian.

Sonia Gandhi, presiden Partai Kongres, tetap merupakan politisi yang paling berpengaruh di negeri ini. Selain Shonia, perempuan lain yang menonjol diantaranya, Sheila Dihiksit yang juga Menteri Ibukota New Delhi; Mayawati yang memimpin negara bagian terluas Uttar Pradesh. Selain itu, Pratibha Patil pun berhasil memenangkan pemilihan presiden.

"Ini bukan hanya tentang saya, ini adalah tentang orang-orang Benggala. Bahwa aku seorang wanita tidak masalah. Tanpa saudara perempuan, saya tidak bisa melakukan pekerjaan saya. Dan tanpa saudara laki-laki, saya juga bukan apa-apa,” ujar Banerjee kemarin (Jumat. 13/5) di saluran televisi NDTV.

Kemenangan Banerjee telah diprediksi. Partai Komunis di Benggala Barat telah melihat basis dukungan mereka melemah karena praktik korupsi dan administrasi yang buruk.

“Lebih dari tiga dekade pemerintahan salah-urus dan salah ajaran,” ujar Vinod Mehta, editor majalah berita Outlook.

Banerjee mengatakan, kemenangannya adalah kemenangan orang-orang malang yang menghadapi eksploitasi, kekerasan dan diskriminasi.

Tetapi beberapa analis masih meragukan kemampuannya untuk menangani masalah yang dihadapi Bengali Barat, di mana kemiskinannya sama dengan yang terdapat di sub-Sahara Afrika.

Jayalalithaa akhirnya menang meskipun sempat dituduh membagi-bagikan televisi gratis, laptop, sari dan hadiah lain termasuk uang tunai sebagai imbalan atas dukungan. Kemenangannya dilihat sebagai refleksi dari kemarahan yang tumbuh dari korupsi politik.

"Ini kabar baik bagi demokrasi di India. Ini perkembangan yang sangat penting. Hal ini menunjukkan bahwa kekhawatiran tentang korupsi tidak hanya terbatas pada elite berpendidikan perkotaan" kata Mehta di majalah Outlook. [guh]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya