ahmadinejad/ist
ahmadinejad/ist
Langkah Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad itu dilakukan setelah Parlemen Iran mendesak dan meminta Ahmadinejad mengurangi jumlah kursi menteri dari 21 menjadi 17.
Kantor berita Iran melaporkan (Sabtu, 14/5), pemecatan ketiga menteri dan pembubaran ketiga kementerian sungguh mengagetkan. Seharusnya Parlemen Iran masih mau mempertimbangkan usul yang disampaikan sebelumnya yang meminta agar pemerintah menggabungkan kementerian energi, tenaga kerja dan kesejahteraan sosial. Ketiga kementerian itu adalah elemen pendukung Ahmadinejad dalam menjalankan pemerintahan. Namun Jurubicara Parlemen Ali Larijani lebih dahulu mengumumkan keputusan Parlemen tersebut kepada publik Iran.
Iran adalah negara pengekspor minyak terbesar kelima di dunia. Penghapusan kementerian minyak negara diperkirakan berdampak besar walau sejauh ini belum terlihat benar tanda-tandanya.
Kini Ahmadinejad berharap mampu mengatur urusan dalam negeri dan ekonomi tanpa ketiga menteri tersebut. [guh]
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18
Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42