Berita

boediono/ist

CENTURYGATE

Yusril Sedikit Koreksi Cerita Soal Kemungkinan Boediono Ditangkap

RABU, 11 MEI 2011 | 15:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Mantan Menteri Sekretaris Negara, Yusril Ihza Mahendra, mengaku tidak pernah menyebut nama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sebuah kisah yang menyangkut skandal bailout Bank Century dan nasib mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono.

"Sebenarnya saya tidak menyebut itu secara eksplisit SBY. Jadi saya bilang, waktu bulan puasa (2009), ada seorang tokoh yang memanggil saya dan bertanya, apakah presiden dan wakil presiden terpilih itu harus dilantik secara bersama-sama atau bisa berpisah. Saya tanya kenapa?" ungkap Yusril di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/5) saat menerima kunjungan Dewan Penyelamat Negara.

Lalu "tokoh" tersebut menjelaskan kekhawatirannya apabila satu saat Boediono ditahan sebelum pelantikan Presiden dan Wapres. Yusril mengaku terkejut dengan pertanyaan itu karena setahunya saat itu Boediono tidak tersangkut kasus hukum.


"Saya bilang tidak bisa (presiden dilantik sendiri). Karena UUD mengatakan pelantikan itu harus bersamaan," terang Yusril.

Karena penasaran, Yusril kemudian bertanya mengapa pertanyaan itu terlontar. Dari jawaban yang ia dapat, ternyata berkaitan dengan dua hal. Pertama, berkaitan dengan IT KPU, dan kedua, persoalan bailout Bank Century yang saat itu belum terbuka ke publik.

"Kaitan sebenarnya, yang pada waktu itu yang saya tangkap, berkaitan dengan IT KPU dan saya sudah dapat penjelasan dari beliau. Kemudian masalah Bank Century, yang pada waktu itu (awal puasa 2009) belum ada beritanya sama sekali," terangnya.

Menurut Yusril, pertanyaan semacam itu jadi wacana yang berkembang di kalangan para calon Presiden baik SBY maupun calon-calon lain kala itu. Karena, setelah terpilih melalui Pemilu mereka tidak langsung dilantik.

"Dan itu bisa menimbulkan masalah yang krusial kalau terjadi dugaan itu. Tapi saya harus jawab pertanyaan itu secara hukum tata negara bahwa mau tidak mau itu harus dilantik, kalau tidak, akan terjadi kevakuman. Tapi setelah itu, kalau mau dilakukan penyelidikan silakan saja," umbar Yusril.

Berarti saat itu SBY sudah khawatir skandal Bank Century akan terbongkar?
[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya