Berita

Pengebom Marakesh Berpengalaman di Chechnya dan Irak

SENIN, 09 MEI 2011 | 09:23 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Kerajaan Maroko menahan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeboman di Marakesh akhir bulan lalu.

Menurut Kantor Menteri Dalam Negeri Maroko, akhir pekan lalu, di antara yang ditangkap adalah otak utama serangan yang menewaskan 16 orang termasuk beberapa turis dan melukai 21 lainnya.

Otak dari serangan itu disebutkan memiliki ideologi jihad dan merupakan pengikut Al Qaeda yang berpengalaman dalam konflik di Chechnya dan Irak sebelum memutuskan untuk melancarkan serangan mematikan di Maroko.

Laki-laki yang tak disebutkan namanya itu belajar membuat bom dari internet. Ia membawa dua bom yang dapat diledakkan dari jarak jauh ke Marakesh dan menyamar sebagai seorang turis di kafe Argana di Djema el Fna.

Juga disebutkan bahwa otak serangan itu akan dibawa ke pengadilan segera setelah aparat yang berwenang menyelesaikan investigasi. [guh]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya