Berita

Mustar Bona Ventura/ist

Aktivis Bendera yang Sebar Foto SBY Gatal dan Ibas Dugem Dilepaskan

SENIN, 09 MEI 2011 | 10:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dua aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang menyebarkan foto Presiden SBY sedang menggaruk-garuk dan anaknya Edhi Baskoro Yudhoyono yang sedang dugem sudah dilepaskan Kepolisian, Minggu malam.
 
Dodo dan Pacul, nama dua aktivis Bendera itu, ditangkap pada Jumat petang akhir pekan lalu.

"Mereka betul-betul mendapat intimidasi yang sangat luar biasa. Mereka dibawa ke kantor Kelurahan Gelora (Senayan), dikepung satuan Kodim dan Kepolisian dari Polda, juga ada preman," ujar aktivis Bendera, Mustar Bona Ventura kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 9/5).


Setelah itu, lanjut Mustar, kedua temannya itu dibawa ke Polda Metro Jaya lewat pintu belakang. Keduanya diperiksa, bahkan di-BAP, karena menyebarkan selebaran tersebut.

"Mereka (Polisi) sangat keberatan terhadap materi yang kita buat. Yaitu gambar-gambar anak pejabat yang hidup mewah dan dikontraskan dengan kemiskinan," katanya.

Polisi menyangkakan keduanya dengan pasal penghinaan kepada Kepala Negara. Karena dua aktivis Bendera itu dianggap telah melakukan pelecehan kepada Kepala Negara. Meski, Mustar menganggap pasal itu sebagai pasal karet.

Selain memuat foto SBY dan Ibas, selebaran itu juga memuat anak Zulkifli Hasan sedang main judi; ada anak Aburizal Bakrie berpesta di jet pribadi. Foto-foto itu dikontraskan dengan gambaran kemiskinan. Yaitu, foto orang Papua yang kekurangan makan, foto pembagian zakat di Pasuruan yang menewaskan banyak orang, karena saling berhimpitan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya