Berita

osma/ist

OSAMA TEWAS

Teguh Beberkan Tiga Kritik Kepada Obama

SABTU, 07 MEI 2011 | 18:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tiga sikap pemerintahan Amerika Serikat terhadap Osama bin Laden dipertanyakan.

Adalah anggota Komisi I DPR, Teguh Juwarno yang mempertanyakan sikap pemerintah AS.

"Hal pertama yang dipertanyakan adalah kenapa Osama ditembak mati, padahal tidak melakukan perlawanan," ujar mantan presenter salah satu TV swasta itu kepada Rakyat Merdeka Online, usai diskusi Forum Dialog Indonesia, di Fadli Zon Library, Jalan Danau Limboto 96, Bendungan Hilir, Jakarta (Sabtu, 7/6).


Kedua, lanjut mantan anggota Komisi II ini, kenapa jezanah Osama dibuang ke laut.

"Dan yang ketiga kenapa (Barack) Obama (Presiden AS) tidak mau merilis foto jenazahnya. Justru ini menimbulkan ketidakpastian dalam pemberantasan terorisme," lanjutnya.

Tiga kebijakan Obama itu, menurutnya, justru akan menimbulkan sentimen baru kepada Amerika Serikat. Dia yakin, perlakuan terhadap Osama itu akan memunculkan simpati. Karena itu perang melawan terorisme tidak akan selesai. Meskipun juga, kematian Osama akan meruntuhkan moral pendukungnya dalam melakukan perlawanan kepada Amerika.

"Perlakuan terhadap Osama seperti ini bisa memcunulkan simpati dari pihak-pihak selama ini tidak begitu. Selain itu, juga saya meyakini pendekatan kekerasan yang dilakukan Amerika dalam perang melawan teroris, tidak akan menyelesaikan masalah. Justru akan selalu menimbulkan bibit-bibit perlawanan baru," jelasnya. [arp]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya