Berita

Dunia

Belum Puas, Obama Bidik Pemimpin Al Qaeda di Yaman

SABTU, 07 MEI 2011 | 16:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Setelah berhasil membunuh pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden, kini  Amerika Serikat memalingkan bidikan ke Yaman dengan target membunuh salah seorang tokoh Al Qaeda lain yang juga mempunyai pengaruh besar di Semenanjung Arab, Anwar al Awlaki.

Kementerian Pertahanan Yaman mengkonfirmasi serangan udara yang dilancarkan AS ke Provinsi Shabwa (Kamis, 5/5) menewaskan dua pejuang Al Qaeda. Kedua pejuang ini teridentifikasi sebagai dua bersaudara Musa'id dan Abdullah Mubarak.

Sebelumnya Pentagon menolak untuk mengomentari laporan yang menyebut Anwar al Awlaki sebagai target. Namun, seorang petinggi milter AS membenarkan telah melakukan serangan ke Yaman dan tidak menyesal karena salah sasaran.


"Kami (tadinya) berharap itu dia (Anwar al Awlaki)," kata pejabat AS yang dirahasiakan, seperti dikutip dari CBS News (Sabtu, 7/5).

Menurut Wall Street Journal, memang ada beberapa operasi yang menargetkan  Awlaki pada serangan Kamis itu. Namun, Awlaki lolos dari tiga roket yang ditembakkan ke sebuah kendaraan yang dia gunakan. Menurut  surat kabar itu, Awlaki sudah bertukar mobil dengan dua bersaudara pejuang Al Qaeda yang tewas dalam serangan tersebut.

Diperkirakan setelah Osama bin Laden tewas, Awlaki merupakan ancaman terbesar bagi AS. Diyakini bahwa ulama kelahiran AS tapi berdarah Yaman ini memiliki 300 pejuang yang tersebar di pegunungan Yaman. Awlaki juga sudah dicantumkan pada daftar hitam teroris pada bulan Juli 2010 oleh pemerintah Amerika.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya