ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL. Selain memasukkan pasal pelatihan terorisme, Inggris juga memasukkan pasal cuci otak dan baiat dalam UU terorismenya.
Demikian disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Ansyad Mbai dalam diskusi di DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (6/5).
"Inggris itu melihat cuci otak dan baiat memiliki substansi menanamkan kebencian terhadap suatu negara. Setelah itu, maka keluarlah pasal barangsiapa yang menanamkan kebencian dan menyebarkan permusuhan bisa langsung ditangkap dengan ancaman hukuman 10 tahun," lanjutnya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 16:19
Rabu, 29 April 2026 | 16:10
Rabu, 29 April 2026 | 16:09
Rabu, 29 April 2026 | 16:05
Rabu, 29 April 2026 | 15:56
Rabu, 29 April 2026 | 15:44
Rabu, 29 April 2026 | 15:42
Rabu, 29 April 2026 | 15:37
Rabu, 29 April 2026 | 15:27
Rabu, 29 April 2026 | 15:25