ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Ada dua strategi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam menangani terorisme. Pertama, strategi penindakan, yaitu memperkuat apa yang dilakukan Densus 88 Anti-Teror dan Kepolisian. Yang kedua adalah strategi pencegahan, khususnya program deradikalisasi.
"Program deradikalisasi ini adalah untuk menghambat dan mencegah berkembang paham radikalisme," kata Kepala BNPT, Ansyaad Mbai, dalam diskusi di ruang pers DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (6/5).
Dia menjelaskan, radikalisme adalah ibu kandung terorisme. Artinya, terorisme berkembang dari paham radikalisme, apalagi radikalisme yang mengatasnamakan agama. Nah, untuk menanggulangi paham radikal yang berdimensi agama inilah, BNPT menggandeng tokoh-tokoh agama dan masyarakat.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 16:19
Rabu, 29 April 2026 | 16:10
Rabu, 29 April 2026 | 16:09
Rabu, 29 April 2026 | 16:05
Rabu, 29 April 2026 | 15:56
Rabu, 29 April 2026 | 15:44
Rabu, 29 April 2026 | 15:42
Rabu, 29 April 2026 | 15:37
Rabu, 29 April 2026 | 15:27
Rabu, 29 April 2026 | 15:25