Berita

Barack Obama

Dunia

Bunuh Osama, Obama Diadukan ke Polisi

JUMAT, 06 MEI 2011 | 05:47 WIB

RMOL. Dua warga Belanda menga­dukan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke polisi me­nyusul kematian Osama bin Laden akibat penyerbuan pa­sukan negara adidaya itu ke Abbottabad, Pakistan.

Warga Belanda itu, Ruud Snoe­ren dan Terry Flohr, menuduh Obama melakukan kejahatan dengan memerintahkan pasukan AS menyerang Osama sehingga dia tewas. “Kami sangat marah. Ada seorang pembunuh yang te­lah mengakui perbuatannya di televisi dan yang membuang buk­ti ke laut. Dan seluruh dunia me­ra­yakan,” cetus Snoeren (30) yang berprofesi sebagai pengacara.

Kepolisian Tilburg mencatat pengaduan mereka. Namun ke­pada kedua pria itu dikatakan, ka­sus itu berada di luar yurisdiksi mereka. Kepolisian pun menya­ran­kan Snoeren dan Flohr meng­adu ke Pengadilan Kejahatan In­ternasional alias International Cri­minal Court (ICC) di Den Haag.


Kedua warga Belanda itu juga menegaskan, mereka tidak mem­bela Osama. Mereka ber­sikeras, pemimpin Al Qaeda itu memang seharus­nya ditangkap untuk ke­mudian diadili, bukan dibunuh.

Di Washington DC, Obama me­mutuskan untuk tidak merilis foto-foto mayat Osama, karena alasan keamanan nasional. Ada tiga foto orang de­kat Osama yang beredar di internet. Mereka diyakini sebagai kurir keperca­yaan Osama. Arshad Khan, pem­bantu ter­percaya lainnya dan anak Osama Khalid, terbaring di genangan darah tanpa senjata.

Menangggapi  keputusan Oba­ma, Senator Republik Lindsey Gra­ham mengatakan, keputusan itu adalah sebuah kesalahan.

“Se­lu­ruh tujuan pengiriman pasukan AS ke tempat persem­bu­nyian Osa­ma, bukan pemboman udara. Ini untuk memperoleh buk­ti yang tak terbantahkan tentang ke­ma­tian Osa­ma. Saya ta­hu Osama su­dah mati. Cara ter­baik  melin­dungi dan mem­per­ta­hankan ke­pen­tingan kita de­ngan mem­buk­tikan fakta itu ke­­ du­nia,” tan­das Lindsey.  [RM]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya