Berita

al zaytun/ist

Taufiq Kiemas: Bila Benar Terkait dengan NII, Al Zaytun Tak Perlu Dibubarkan

RABU, 04 MEI 2011 | 16:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Bila memang ditemukan ada keterkaitan dengan Negara Islam Indonesia, Pondok Pesantren Al-Zaytun tidak harus dibubarkan.

"Saya rasa sekolahnya nggak perlu ditutup, cuma harus diluruskan kembali," kata Ketua MPR Taufiq Kiemas di gedung Nusantara III DPR, Jakarta (Rabu, 4/5).

Menurut Taufiq, yang harus diluruskan adalah ideologi yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara Islam. Untuk mengembalikan NII ke ideologi Pancasila, harus melibatkan semua pihak termasuk wartawan.


"Kita ubah kurikulum, kita ajak berunding. Kalau orang mau lurus masak tidak boleh," tandasnya.

Apakah Bapak juga akan mengunjungi Al Zaytun?

"Saya rasa sebentar lagi," kata politisi senior PDI Perjuangan ini sambil tertawa.

Soal penilaian bahwa Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Nasional belum mengambil langkah konkret untuk mencegah pergerakan NII, Taufiq berjanji akan menghubungi kedua kementerian tersebut.

"Nanti saya bantu, saya akan ngomong ke Mendiknas dan Menag," tandasnya.

Tapi bagaimana soal dugaan dana NII yang disimpan di Bank Century dan akan dipertanyakan Tim Pengawas Century, Taufik tak mau menanggapi.

"Saya nggak urusan. Itu urusan polisi," ujar TK, demikian dia akrab disapa. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya