Berita

sby/ist

SBY Ibarat Ulat Bulu yang Rakus dan Menjijikkan

SELASA, 03 MEI 2011 | 16:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Republik Indonesia saat ini berada di bawah kekuasaan "ulat bulu" yang rakus dan menjijikkan.

Demikian pernyataan berbau nyinyir yang disampaikan mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Mayor Jenderal (purn) Saurip Kadi dalam diskusi panel berjudul "Kepemimpinan untuk Perubahan" di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (3/5).

"Ulat bulu ini membuat gatal. Dan sayangnya ulat bulu itu adalah rekan seangkatan saya di Akabri 1973 (SBY)," lanjut Saurip.

Menurut jenderal yang kini bergerak di lapangan bagaikan aktivis itu, di masa yang akan datang diperlukan sosok yang kuat dan mampu menjebol kebekuan kepemimpinan nasional yang tidak berkarakter.

"Dan yang pasti, yang bisa menjebol adalah orang yang bukan bagian dari masa lampau," tegasnya. [arp]


Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya