Berita

Timur Pradopo

Jenderal Timur Pradopo Langgar Aturan Masa Pensiun Pejabat Polri

SELASA, 03 MEI 2011 | 07:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kapolri Timur Pradopo diingatkan agar segera mengisi dan mengumumkan Kabaintelkam Polri yang baru. Jabatan itu tidak bisa dibiarkan kosong mengingat banyaknya teror bom belakangan ini.

Menurut Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane, masa jabatan Kabaintelkam Komjen Wahyono sudah berakhir sejak beberapa hari lalu. Wahyono pensiun pada 15 April 2011. Meski sudah pensiun, sampai hari (senin 2 Mei) Mabes Polri belum juga mengumumkan, siapa yang akan menggantikan wahyono.

Kata Neta, lambannya pengumuman Kabaintelkam yang baru ini terasa aneh dan sangat tidak beralasan. Padahal, selama ini Mabes Polri selalu mengumandangkan sudah profesional dan proses pengkaderan maupun karir sudah berdasarkan kompetensi. Di samping itu, saat ini, Polri memiliki 210 perwira tinggi (jenderal), baik bintang satu, dua, tiga maupun empat sehingga tidak ada alasan kesulitan mencari figur Kabaintelkam yang baru.


"Lambannya penunjukkan Kabaintelkam yang baru merupakan pelanggaran terhadap aturan tentang masa pensiun pejabat polri," kata Neta dalam keterangan tertulisnya kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 3/5).

Masih kata Neta, IPW berharap Timur Pradopo dapat memilih perwira yang berkualitas untuk menjadi Kabaintelkam yg baru tanpa monopoli satu angkatan dalam menentukan jabatan strategis di Polri. Monopoli posisi hanya akan menimbulkan konflik di internal Polri. Padahal saat ini Polri sedang menuju konsolidasi soliditas yang mantap. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya