Berita

Syahrini

Blitz

Syahrini, Gagal Mediasi

SELASA, 03 MEI 2011 | 06:33 WIB

RMOL. Mediasi penyanyi Syahrini dengan Blue Eyes atas kasus wanprestasi (pelanggaran kontrak) menemui jalan buntu. Sidang Syahrini dengan Blue Eyes di Pengadilan Negeri (PN)  Bogor dipastikan tetap berjalan.

Kedua belah pihak  gagal berdamai karena tak sepakat dengan syarat yang diajukan masing-masing.

Selaku penggugat, pihak Blue Eyes tetap menginginkan Syahrini tampil di cafe Blue Eyes sebanyak dua kali. Se­mentara Syahrini bersedia mengganti show, namun menuntut pencabutan gugatan dan menyam­paikan permo­honan maaf yang dimuat di seluruh media massa satu kali tayang.


Menurut Haryanto, kuasa hukum Blue Eyes, syarat yang diaju­kan oleh pihak Syahrini tersebut tidak masuk akal. Sebab, pihaknya telah dirugikan tapi harus meminta maaf juga.

“Hakim mediator memutuskan per­damaian gagal. Poin yang bikin me­diasi gagal, dari pihak kita cuma min­ta Syahrini melakukan show peng­ganti sebanyak dua kali. Tapi dari pi­hak Syahrini nggak mau. Malah dari dia ada tiga poin. Dia minta satu kali show saja, cabut gugatan dan terakhir yang paling berat, permohonan maaf dari kita,” ujar Haryanto saat dihu­bungi wartawan.

Hakim mediator, menurut Har­yanto, mengajukan ba­gaimana kalau permin­taan maaf ber­sama-sama. Tapi itu pun ditolak.

“Ka­rena mediasi gagal, sidang akan dit­eruskan dengan masuk materi gugatan. Tetap kita tuntut Syahrini Rp 400 juta, untuk kerugian materi dan immateri. Jadi kembali ke tuntutan awal,” jelas Haryanto.   [RM]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya