Berita

Mantan Sekretaris Tidak Pernah Lihat Nunun Pikun

SENIN, 02 MEI 2011 | 18:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Penyakit lupa ingatan yang kabarnya diderita saksi kunci kasus suap Mirandagate, Nunun Nurbaeti, semakin menjadi teka-teki. Benarkah istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu menderita sakit lupa ingatan?

Sakit lupa ingatan Nunun Nurbaeti kembali jadi perdebatan saat persidangan Tindak Pidana Korupsi memeriksa Sumarni, mantan Sekretaris di PT Wahana Esa Sembada milik Nunun.

Sumarni mengaku selama 14 tahun bekerja tidak pernah melihat kelakuan 'aneh' yang menunjukkan gelagat penyakit lupa ingatan dari istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu.


"Tidak pernah ada seperti itu (lupa ingatan)," ujar Sumarni spontan saat menjawab pertanyaan salah satu hakim yang menanyakan pernahkah Nunun lupa menandatangani berkas kantor.

Saat hakim lain mencecar Sumarni soal gejala sakit lupa ingatan Nunun lainnya, misalnya salah memanggil nama, perempuan paruh baya yang sudah tidak lagi bekerja di perusahaan Nunun sejak 2006 lalu itu kembali menjawabnya dengan perkataan 'tidak'.

"Tidak pernah. Kalau soal hilang ingatan itu tidak tahu," tegasnya.

Nunun Nurbaeti berkali-kali disebut dalam persidangan empat terpidana kasus suap cek perjalanan. Keempat terpidana menyatakan Nunun sebagai fasilitator pemberi suap lewat anak buahnya, Arie Malang Judo, yang juga bersaksi di persidangan. Dengan alasan sakit lupa berat, Nunun yang juga seharusnya menjadi saksi bagi empat terdakwa di persidangan sama sekali tidak memenuhi panggilan pengadilan. Hingga kini belum nampak upaya KPK untuk menjemput Nunun yang disebut-sebut pernah dirawat di salah satu RS di Singapura.

Kabar terakhir, nama saksi kunci kasus travellers cheque itu tidak lagi disebut dalam berkas perkara semua terdakwa Mirandagate itu.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya