Berita

Dunia

Khadafi Nyatakan Niat Bernegosiasi

SABTU, 30 APRIL 2011 | 13:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Setelah negaranya dibombardir NATO, Pemimpin Libya Moammar Khadafi angkat bicara mengenai masalah yang melilit negaranya tersebut.

Dalam pidatonya di televisi negara, Khadafi menyerukan bahwa serangan udara NATO yang berdalih untuk melindungi warga negara Libya sesungguhnya adalah serangan untuk membunuh dirinya.

Dalam pidato tersebut Khadafi secara tegas menolak setiap upaya untuk memaksa dia ke pengasingan. Ia menegaskan lagi pernyataan bahwa tidak ada yang dapat memaksa dia untuk meninggalkan negara kelahiran leluhurnya.


"Tidak seorangpun bisa memaksa saya untuk meninggalkan negara saya dan tidak ada yang dapat memberitahu saya untuk tidak berjuang demi negara saya," katanya, dikutip BBC.

Khadafi menambahkan bahwa pihaknya siap melakukan gencatan senjata dengan syarat gencatan senjata tersebut tidak hanya sepihak, tapi dua pihak saling menghentikan serangan. Ia juga meminta kepada pihak asing yang melakukan serangan agar kembali ke negaranya masing-masing dan tidak lagi ikut campur mengurusi urusan dalam negeri Libya.

"Kita tidak menyerang mereka atau menyeberangi laut tapi mengapa mereka menyerang kita? Mari kita bernegosiasi dengan Anda, negara-negara yang menyerang kita (Libya)," seru Khadafi.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya