Berita

ilustrasi

Pengusaha dan Buruh Sebaiknya Sadar bahwa Pemerintah Perampok Surplus

SABTU, 30 APRIL 2011 | 10:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Persoalan perburuhan di Indonesia tidak hanya bisa diselesaikan menggunakan konsep tripartit pengusaha, buruh dan pemerintah, karena permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia bukan cuma sekadar meminta kerelaan pengusaha untuk memberikan surplus untuk buruh.

"Tetapi masalah utamanya ada pada pemerintah yang merampok surplus yang seharusnya milik buruh dan pengusaha, melalui kebijakan yang miskin stimulus ekonomi, hambatan infrastruktur, korupsi, birokrasi perizinan menjadi trigger utama yang mendorong ekonomi biaya tinggi," ujar ekonom Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Sabtu, 30/4)

Menurutnya, biaya produksi di Indonesia sangat mahal sehingga kinerja perusahaan menjadi tidak efisien. Dampaknya, surplus atau keuntungan yang diperoleh pun semakin kecil. Untuk menghindari keuntungan lebih kecil maka pengusaha berusaha menekan biaya melalui kebijakan pekerja kontrak dan outsourching yang lebih murah. Jadi biang kerok permasalahan perburuhan di Indonesia adalah pemerintah.


"Oleh sebab itu adalah tepat apabila maksimalisasi dialog biparkit dilakukan, dengan menegasikan pemerintah, dengan begitu buruh dan pengusaha bisa menuntut pemerintah yang telah merampas surplus mereka," ucap Ketua Pemuda Muhammadiyah bidang Buruh, Tani dan Nelayan ini.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya