Berita

Partai Nasdem dan Ormas Nasdem Dituding Anggap Masyarakat Bodoh

JUMAT, 29 APRIL 2011 | 07:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Organisasi Kemasyarakatan Nasional Demokrat dan Partai Nasdem dianggap mengelabui masyarakat. Mereka menganggap bahwa masyarakat tidak tahu bahwa keduanya baik Ormas Nasdem maupun Partai Nasdem itu-itu juga. Pasalnya, dua organisasi itu disebutkan tidak punya hubungan sama sekali, kecuali kesamaan visi-misi.

"Iya betul. Seolah-olah masyarakat tidak mengerti. Padahal masyarakat tahu (itu tidak ada bedanya)," kata pengamat politik Iberamsyah kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Soal kenapa tidak Nasional Demokrat yang sekalian dijadikan sebagai partai, menurutnya, hal itu karena Nasdem ini adalah gerakan sosial yang ragu-ragu. Nasdem khawatir tidak diterima masyarakat. Jadi perlu tes the water dengan mendaftarkan Nasdem yang yang disebut tidak ada hubungannya dengan Ormas Nasdem.


"Karena dia ragu. Sekarang ini partai politik tidak diminati rakyat. Jadi dia membuat test case dulu. Karena kalau dia langsung mendaftarkan lalu melorot, itu kan nanti bisa kacau balau," sebutnya.

Selain itu, terangnya, bila pun Ormas Nasdem besutan yang dipimpin Surya Paloh itu langsung dijadikan sebagai partai politik, tidak akan bisa besar. Paling, dia memprediksi , partai itu tidak jauh beda dengan Partai Gerindra dan Hanura, bahkan tidak akan bisa melampaui dua partai tersebut.

"Karena basis masa mana yang akan diambil, sudah dibagi-bagi oleh sembilan partai itu (yang ada di DPR). Sisanya kan apatis semua. Nggak ada lagi yang diperebutkan. Lagi pula Surya Paloh ini bukan idola. Karena dia hanya punya media saja, bisa petantang-petentang. Jadi dia bukan tokoh yang bisa dibanggakan," tanda Gurubesar Ilmu Politik Universitas Indonesia ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya