Berita

Lindsay Lohan

Blitz

Lindsay Lohan, Kerja Di Kamar Mayat

JUMAT, 29 APRIL 2011 | 00:02 WIB

RMOL.Aktris Lindsay Lohan harus menerima kenyataan pahit. Maksud hati merenung diri dan mau tobat, dia malah disuruh bekerja. Setelah lima jam masuk bui, pengadilan tetap memerintahkan Lohan menjalani kerja sosial selama 480 jam karena melanggar masa percobaan mabuk.

Dilansir Aceshowbiz, Lohan akan bekerja di kamar mayat di Los Angeles, AS. Asisten pemimpin Departemen Koroner Ed Winter mengungkapkan, bintang film Machete itu akan membantu petugas kebersihan.  “Dia (Lindsay) tidak akan ikut memegang mayat, tapi ia akan melihat mayat-mayat tersebut,” ujar Winter.

Lohan akan bekerja mulai pukul 8 pagi hingga pukul 4 petang. Hakim Stephanie Sautner yang menjatuhkan hukuman kepada Lohan berharap, sang artis bisa menjadi lebih baik setelah bekerja di kamar mayat.

Setelah 120 jam bekerja di kamar mayat, Lohan juga akan melakukan pelayanan di Downtown Women’s Center selama 360 jam. Downtown Women’s Center merupakan rumah singgah untuk kaum tuna wisma yang berada di kawasan kumuh Los Angeles. [RM]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya