Berita

BLOK MIGAS MADURA

Pertamina Kembali Tegaskan Kesiapan jadi Operator

KAMIS, 28 APRIL 2011 | 14:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kemampuan Pertamina mengelola lapangan minyak dan gas di laut lepas telah terbukti dengan kesuksesan dalam peningkatan produksi di lapangan Offshore North West Java (ONWJ) dimana kompleksitasnya jauh lebih tinggi dibandingkan blok West Madura Offshore (WMO).

Demikian dikatakan Vice President (VP) Corporate Com­munication PT. Pertamina, Mochamad Harun, lewat keterangan pers yang diterima Rakyat Merdeka Online (Kamis, 28/4).

Pertamina, sebagai operator di ONWJ, berhasil meningkatkan produksi minyak lapangan ONWJ dari sebelumnya 21.000 barel per hari menjadi 30.000 barel per hari dan produksi gas sebesar 200 juta kaki kubik (mmscfd).


Bila dipercaya sebagai operator di Blok WMO, Pertamina akan mensinergikan kemampuan operasional di ONWJ ini dengan pengelolaan blok WMO sehingga diharapkan dapat menghemat biaya operasional hingga 10% yang juga akan menurunkan cost recovery.

Pertamina telah menyiapkan komitmen investasi sebesar US$ 1 miliar untuk pengelolaan blok WMO lima tahun ke depan dan berkomitmen untuk peningkatan produksi minyak dari 13.400 barel per hari saat ini menjadi 40.500 barel per hari dan produksi gas dari saat ini 138 juta kaki kubik (mmscfd) menjadi 204 juta kaki kubik (mmscfd) pada 2015.

Untuk mencapai peningkatan produksi tersebut, Pertamina berkomitmen melakukan pengeboran sebanyak 86 sumur dalam 5 tahun yang terdiri dari 11 sumur eksplorasi, 67 sumur pengembangan dan 8 sumur workover.

Pertamina saat ini memiliki lebih dari 500 karyawan dengan rata-rata pengalaman 20 tahun di operasi offshore, yang mempunyai kinerja keselamatan baik dan terbukti dapat meningkatkan produksi.

"Dalam rencana pengelolaan WMO, Pertamina juga bersedia mempertahankan karyawan lokal tetap yang bekerja di blok WMO saat ini, bahkan memberikan peluang kemajuan karir bagi pekerja di Blok WMO untuk berkembang di organisasi Pertamina lainnya," tandasnya.

Terakhir, Harun mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada BP Migas yang merekomendasikan Pertamina kepada Pemerintah sebagai operator blok WMO.

Meski Pertamina telah mengharapkan agar dijadikan sebagai operator, tapi sampai saat ini pemerintah belum mengabulkan. Saat ini yang menjadi operator Blok Migas WMO adalah perusahaan asal korea. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya