Berita

PPPM: NII Membajak Islam untuk Kepentingan Sesat

KAMIS, 28 APRIL 2011 | 11:59 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Aksi cuci otak Gerakan Negara Islam Indonesia (NII) dalam merekruit anggota baru telah meresahkan masyarakat. NII diyakini membajak nilai Islam untuk kepentingan sesat.

"Mereka mulai membidik kalangan terpelajar dan kampus. Ini salah satu strategi perekrutan NII, selain jalur ekonomi, sosial, dan senjata," ujar Sekretaris Bidang Dakwah dan Kajian Agama, PP Pemuda Muhammadiyah, Hery Sucipto, kepada Rakyat Merdeka Online, di Jakarta, Kamis (28/11).

"Paham pengkafiran yang dianut NII menunjukkan mereka telah menodai ajaran Islam. Mereka membajak ajaran suci Islam demi eksistensi gerakan mereka," kata Hery lagi.

Menurut Staf Ahli Pimpinan MPR ini, aparat keamanan dan pemerintah harus tegas menindak NII karena telah meresahkan masyarakat dan menodai agama. Ketegasan ini diperlukan agar kepercayaan masyarakat terhadap aparat tumbuh. Juga untuk menepis kecurigaan gerakan NII sengaja dimunculkan kelompok intelijen.

"NII ini masalah lama. Aparat harus tegas sebelum semuanya semakin meluas dan menimbulkan lebih banyak lagi korban," demikian Hery. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya