saleh daulay/ist
saleh daulay/ist
RMOL. Kunjungan Majelis Ulama Indonesia ke Iran sama sekali tidak menggunakan uang negara. Rombongan MUI ini atas undangan pemimpin International Majma’ al-'Alami li Al-Taqrib Bain al-Mazahib al-Islamiyyah, Ayotallah Muhammad Ali Tashkiri. Organisasi itu berkedudukan di Tehran.
Karenanya, semua fasilitas seperti transportasi, akomodasi, dan kebutuhan selama di negeri Ahmadinejad itu menjadi tanggungan organisasi tersebut.
"Di tengah kontroversi studi banding yang dilakukan anggota DPR, isu penggunaan uang negara ini memang sangat sensitif. Dan sangat wajar jika Anda bertanya tentang hal itu kepada kami. Di lain pihak, sudah pada tempatnya masyarakat juga perlu mendapat informasi tentang sumber dana yang digunakan oleh MUI dalam melakukan kunjungan silaturrahim ini," terang Ketua Komisi Hubungan dan Kerjasama Luar Negeri MUI, Saleh Partaonan Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Rabu, 29 April 2026 | 16:19
Rabu, 29 April 2026 | 16:10
Rabu, 29 April 2026 | 16:09
Rabu, 29 April 2026 | 16:05
Rabu, 29 April 2026 | 15:56
Rabu, 29 April 2026 | 15:44
Rabu, 29 April 2026 | 15:42
Rabu, 29 April 2026 | 15:37
Rabu, 29 April 2026 | 15:27
Rabu, 29 April 2026 | 15:25