Berita

tommy soeharto/ist

Partai Wiranto Persilakan Tommy Soeharto Dirikan Partai

SENIN, 25 APRIL 2011 | 13:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Hati Nurani Rakyat menanggapi dingin keputusan Tommy Soeharto mendirikan partai Nasional Republik. Karena memang setiap orang berhak untuk menyalurkan hak politiknya melalui partai.

"Kan sah-saja saja. Silakan saja. Setiap orang kan berhak untuk mendirikan partai politik. Kalau dia mau buat, ya silakan saja. Nggak ada yang bisa melarang.
Kita apresiasi saja. Dan kita tidak merasa terganggu," kata Sekretaris Fraksi Hanura, Saleh Hussein, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 25/4).

Saleh yakin, kadernya tidak akan berpindah ke partai besutan putra almarhum Presiden kedua Indonesia itu. Karena selama ini, partainya telah melakukan serangkaian kegiatan untuk memantapkan kesolidan kader dan anggota.

Saleh yakin, kadernya tidak akan berpindah ke partai besutan putra almarhum Presiden kedua Indonesia itu. Karena selama ini, partainya telah melakukan serangkaian kegiatan untuk memantapkan kesolidan kader dan anggota.

"Tentukan kan selama ini sudah dilakukan (kegiatan-(kegiatan) baik melalui partai politik atau kader-kader kita yang ada di DPR dan DPRD. Kita harus yakin (kader Hanura) tidak akan digaet (Nasrep)," tegasnya.

Soal pendiri Hanura, Wiranto yang meluncurkan buku "7 Tahun Menggali Pemikiran dan Tindakan Pak Harto" belum lama ini, dia mengatakan, hal itu tidak ada hubungan dengan upaya Hanura atau Wiranto untuk mendekati keluarga Cendana.

"Itukan tergantung siapa melihat. Kalau saya bilang begini. Nanti orang bilang lain. Jadi ini tergantung. Tapi saya lebih melihat pemikiran yang jernih itu sebagai untuk kemaslahatan bangsa. Saya hanya melihat sisi itu," terangnya.

"Itukan Pak Wiranto mencerikan pemikiran-pemikiran yang disampaikan Pak Harto selama tujuhan tahun mendampingi (Soeharto). Pemikiran itu lalu tuangkan ke dalam buku. Diharapkan pemikiran ini dapat berguna untuk bangsa kita," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya