Berita

NATO/ist

Dunia

Aksi Blokir Jalan Berlanjut, NATO Cari Jalur Alternatif

MINGGU, 24 APRIL 2011 | 15:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Aksi pemblokiran jalan yang dilakukan rakyat Pakistan masih berlangsung hingga hari ini (Minggu, 24/4). Aksi blokir jalan ini dilakukan ribuan orang dengan duduk di rute utama yang akan dilalui iring-iringan kendaraan NATO untuk mengirimkan logistik bagi rekan mereka di Afghanistan.

Aksi ini adalah bentuk protes rakyat Pakistan terhadap pesawat NATO yang menghujani wilayah suku Waziristan Utara dengan rudal dan menewaskan 25 warga sipil.

Pemimpin aksi, Imran Khan menyerukan bahwa rakyat Pakistan akan melanjutkan aksi protes ini hingga Amerika Serikat menghentikan serangannya. Ia juga menghimbau pemerintah  Pakistan untuk menutup rute suplai utama pasokan NATO  yang melalui pinggiran Peshawar, Pakhtoonkhwa Khyber, Pakistan.


"Pakistan tidak boleh menghamba pada Amerika Serikat," cetus mantan atlit Kriket yang sekarang menjandi politisi ini, seperti dilansir IRNA (Minggu, 24/4).

Aksi ini yang telah berjalan dua hari ini membuat pasokan kebutuhan sehari-hari untuk 150.000 pasukan Nato ditangguhkan. Namun, meskipun aksi NATO telah membuat rakyat Pakistan marah dengan melakukan pemblokiran jalan, dedengkot NATO, AS tetap menolak menghentikan serangannya. AS malah mengupayakan jalur alternatif lain untuk memasok pasukan NATO. [arp]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya