Berita

presiden sby/ist

Jangan Sebarkan Kabar Hoax Presiden SBY Stroke

SABTU, 23 APRIL 2011 | 17:23 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial Andi Arief mengirimkan pesan, antara lain lewat jaringan BlackBerry Messenger, yang memastikan bahwa kabar tentang kondisi Presiden SBY yang disebutkan memburuk adalah kabar burung dan gosip belaka.

“Saya menerima banyak broadcast tentang kabar bahwa Presiden SBY terkena stroke. Itu SMS hoax dan sebaiknya hindari penyebaran info yang bisa membuat gaduh,” tulis Andi Arief dalam pesan singkat yang diterima Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 23/4).

Andi Arief melanjutkan, saat dia mengirimkan pesan itu, Presiden SBY sedang serius membaca dan menulis tugas-tugas negara di ruang perpustakaan pribadi.

Pesan berantai yang mempertanyakan kondisi kesehatan SBY beredar sepanjang hari ini di kalangan aktivis. Salah satu pesan berbunyi:

“Ada info masuk: SBY harus istirahat penuh secara fisik dan psikis di RSPAD. Terkena stroke. Mohon konfirmasi kawan-kawan, apakah info ini benar?”

Pesan lain yang mencoba menjawab pesan di atas berbunyi: “Kalau kena lever sudah lama.”

Atau pesan-pesan lain lagi berbunyi seperti ini:

“Benar. Itu dokternya semua teman sahabat saya. Waktu di Cipanas minggu lalu sudah disampaikan dokter dan memaksa beliau untuk diperiksa.”

“Iya betul. Tapi dia cuma mau istirahat dan general check up atas usul tim dokter kepresidenan. Jadi bukan stroke.”

Atas semua pesan pendek seperti itu, Andi Arief kembali menegaskan bahwa Presiden SBY dalam keadaan sehat. Menurutnya pesan pendek yang mempertanyakan kabar kesehatan SBY beredar karena etika politik sudah semakin pudar di kalangan aktivis.

“(Presiden SBY) sehat. Sudah pada kehilangan etika ya,” demikian Andi Arief. [guh]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya