Berita

syarif hasan/ist

Menteri Syarif Kagum Banyak Koperasi Dipimpin Perempuan

KAMIS, 21 APRIL 2011 | 21:40 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pemerintah pada Hari Kartini ini menyatakan kekagumannya kepada kaum hawa yang mendominasi koperasi Indonesia yang terus menggeliat.

"Koperasi dua tahun terakhir ada 1.774. Saya mendeteksi pertumbuhan koperasi tersebut didominasi oleh kaum perempuan. Indikasi yang sangat positif, karena ini kebutuhan dasar manusia yang paling mendalami adalah kaum perempuan," ungkap Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan dalam acara seminar BNI di JCC, Jakarta, Kamis (21/4).

Syarif menambahkan, selama kunjungannya ke beberapa provinsi di Indonesia koperasi yang menggeliat adalah koperasi wanita atau koperasi yang dipimpin wanita.


"Saya sudah mengunjungi 33 provinsi, saya selalu berkomunikasi kepada perilaku koperasi, meningkatnya kapasitas koperasi wanita atau koperasi yang dipimpin perempuan, mereka sangat disiplin, berhati-hati," tambahnya.

Kemudian menanggapi masalah tersebut, sang menteri mengeluarkan guyonan kenapa perempuan bisa lebih disiplin dalam mengelola keuangan.

"Saya sering berfikir ingin berhipotesa kaum perempuan lebih disiplin mengelola keuangan. Setelah saya pelajari, saya membuat hipotesa yang sifatnya kasat mata. Hipotesa saya begini, pria bikin celana atau baju (designer, jahit sendiri atau sebagainya), celananya banyak sekali kantongnya. Ini mencerminkan banyaknya pengeluaran para lelaki seperti rokok dan sebagainya," ucapnya.

Kemudia Syarief juga berhipotesa mengenai perempuan yang hanya membawa satu tas di lengannya, tapi bukan dijinjing.  

"Tasnya satu tapi besar. Bawanya bukan dijinjing, tapi disangkutkan di lengan dan dijepit, ini artinya uang boleh masuk, keluar nanti dulu," ucapnya.

Dia menambahkan juga kalau hidup tanpa perempuan itu tidak berkah, karena ini adalah kebutuhan pokok, oleh karena itu dia menambahkan pemerintah siap membantu kalangan ibu-ibu (koperasi) ini.

"Pemberdayaan perempuan, kalau membutuhkan bantuan alakadarnya datanglah ke kementerian koperasi. Minimal saya dengan BNI, menjalankan programnya tidak usah susah-susah, koperasi mempunyau referensi koperasi wanita yang berkualitas," pungkasnya. [wid]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

I Wayan Sudirta Resmi Jadi Wakil Ketua MKD DPR RI Gantikan TB Hasanuddin

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:13

Pencabutan Izin Perusahaan Wajib Diikuti Pemulihan Lingkungan Sumatera

Selasa, 27 Januari 2026 | 14:11

Politikus Senior PDIP Jejen Sayuti Dipanggil KPK Terkait Kasus OTT Bupati Bekasi

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:56

DPR Klaim Sudah Ingatkan Pemerintah Soal Mitigasi Cuaca Ekstrem Sejak Dua Bulan Lalu

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:48

Bukan Masalah Posisi, DPR Pilih Fokus Kawal Profesionalisme Polri

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:40

Paripurna DPR Sahkan 8 Poin Percepatan Reformasi Polri

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:35

OJK: Tren Cashless Picu Penurunan Jumlah ATM di Seluruh Indonesia

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:31

Paripurna DPR Sahkan 9 Komisioner Ombudsman RI Periode 2026-2031

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:21

Badai Musim Dingin AS Tahan Kenaikan Harga Bitcoin

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:15

Gubernur Banten Janji Normalisasi Sungai Atasi Banjir di Tangerang Raya

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya