Berita

Robert Zoellick/ist

Dunia

Bank Dunia Incar Timur Tengah dan Afrika Utara

MINGGU, 17 APRIL 2011 | 17:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Badai revolusi yang melanda Timur Tengah dan Afrika Utara berpotensi menciptkan krisis krisis moneter global menyusul kenaikan harga bahan bakar di pasar internasional yang tak dapat dikontrol.

Hal itu disampaikan Presiden World Bank, Robert Zoellick, dalam konferensi pers usai mengikuti Pertemuan Komite Pembangunan Bank Dunia dan IMF di Washington DC.

Untuk mengantisipasi krisis moneter ini, Zoellick menegaskan, Bank Dunia akan mengucurkan bantuan finansial kepada negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara untuk memperbaiki perekonomian nasional mereka. Saat ini, sebutnya lagi, negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara membutuhkan bantuan untuk dapat mengembangkan prinsip transparansi dan akuntabilitas tata pemerintahan, juga agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Jaring pengaman sosial juga dibutuhkan, seperti juga halnya penguatan sektor swasta dan pengembangan potensi ekspor.

"Kita harus membuat kemajuan (ekonomi) di negara yang rentan (akan krisis moneter)," tukas Zoellick seperti dikutip dalam situs resmi Bank Dunia (Minggu, 17/4).


Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan G-20 yang menyatakan siap memberikan dukungan keuangan untuk membantu pemerintahan baru di Timur Tengah dan Afrika Utara. [wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya