Berita

Ali Larijani/Ist

Dunia

Iran: Amerika Serikat Gagal Sebarkan Demokrasi di Timur Tengah

MINGGU, 17 APRIL 2011 | 16:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pejabat tinggi Amerika Serikat dan Iran kembali terlibat adu mulut. Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton menuding Iran sebagai pemicu gelombang revolusi di seluruh kawasan Timur Tengah dalam empat bulan belakangan.

Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani, saat membuka sesi persidangan Parlemen Iran, mengatakan bahwa Amerika Serikat telah gagal dalam menyebarluaskan demokrasi di Timur Tengah. Hal ini ditandai dengan keterlibatan Amerika Serikat dalam kekerasan yang terjadi di Libya, Yaman, dan Bahrain.

Keterlibatan Amerika Serikat hanya membuat kondisi keamanan di wilayah Timur Tengah semakin tak terkendalikan. Larijani mengecam Amerika Serikat yang kerap kali mencampuri proses revolusi di Timur Tengah.

Komentar pedas Larijani ini dipicu pernyataan Hillary Clinton yang menganggap Iran sebagai aktor utama kerusuhan di wilayah Timur Tengah. Hillary menyebut Iran telah merekayasa kehancuran proses revolusi demokratis di Timur Tengah.

"Clinton membuat pernyataan tentang pengaruh Iran dalam pemberontakan (di Timur Tengah) saat ini dengan mengatakan bahwa itu semua dipicu oleh Iran," ujar Larijani seperti dilansir IRNA (Minggu, 17/4).

Sebaliknya, menurut Larijani, Iran sama sekali tidak ikut campur. Dan kalaupun ada pihak yang patut dipersalahkan, pihak itu adalah Amerika Serikat yang selama ini memberikan keistimewaan kepada rezim-rezim otoriter di Timur Tengah yang memberikan keuntungan ekonomi kepada Amerika Serikat. [guh]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya