Berita

Julia Perez

Blitz

Julia Perez, Buka Harga Pamer Dada

KAMIS, 14 APRIL 2011 | 02:50 WIB

RMOL.Soal adegan buka-bukaan, Julia Perez (Jupe) rupanya punya peraturan cukup ketat. Semakin vulgar, semakin besar bayaran yang harus dia dapat.

Sebelum ditawari main film, Jupe selalu mempertegas bayaran yang dia terima lewat surat kontrak.  Nah khusus soal adegan buka-bukaan, pelantun Belah Duren ini menjelaskan ada batasan tubuhnya untuk dilihat di film.

“Kalau semakin naik gue minta tambahan 10 juta. Sedangkan kalau di bagian dada semakin turun bisa sampai 40 juta, itu ada di surat kontrak gue,” katanya serius sambil menunjuk paha dan dadanya.

Jupe mengaku menggunakan strategi ini saat menerima film demi kebaikan dirinya. Apalagi, cewek yang sering mengenakan pakaian seksi ini mengaku banyak ditawari main film.

Bulan ini saja, dia sudah ditunggu dua film yang akan syuting.

 â€œKita sebagai artis harus pake strategi. Dan ini untuk kebaikan semuanya dan menjaga hubungan baik aku dengan sutradara, produser. Aku datang syuting on time, aku profesional kalau bekerja,” ucapnya.

Soal berakting, Jupe juga jadi lebih selektif . Janda satu ini akan melihat siapa lawan mainnya, siapa sutradara dan bagaimana adegannya. Di film terbarunya, Kuntilanak Kesurupan misalnya, ada adegan Jupe harus menampar seseorang.

“Aku tadinya nggak mau, takut kasus. Tapi lawan mainnya nggak masalah akhirnya aku pukul malah kesakitan. Sebenarnya kalau dulu aku nggak pernah nanya soal ini kalau terima tawaran film. Tapi yang kemarin itu menjadi pengalaman untuk aku,” tuturnya.

Menyinggung soal kasusnya dengan Dewi Perssik yang sudah berdamai tapi tetap masuk ke meja hijau, Jupe siap bersidang.

Jupe pasrah dan akan datang sebagai warga negara yang taat hukum.  “Aku siap menghadapi persidangan. Ini juga belum tentu masih terdakwa saja,” kata Jupe

“Sebenarnya aku nggak mau ribut begini, tapi aku  mengambil hikmahnya. Yang baik diambil yang buruk dibuang. Karena kasus ini sedikit demi sedikit aku jadi mengerti soal hukum,” pungkas Jupe. [RM]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya