Berita

sasmito h/ist

SASMITOLEAKS

SBY Lawan Marzuki Alie, Sandiwara Paling Lucu!

SELASA, 12 APRIL 2011 | 23:07 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Perbedaan pendapat antara Presiden SBY dan Ketua DPR Marzuki Alie mengenai pembangunan gedung baru DPR masih menjadi salah satu topik yang ramai dibicarakan publik, khususnya masyarakat politik.

Umumnya, perbedaan pendapat itu dianggap tidak biasa dan tidak wajar. SBY adalah pendiri dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, sementara Marzuki Alie adalah salah seorang kader partai itu. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa SBY merupakan figur pertama dan utama di Partai Demokrat yang apapun pernyataannya selalu diamini kader Partai Demokrat terlebih yang berada di posisi pimpinan lembaga-lembaga penting negara.

“Isu seputar keputusan membangun gedung DPR senilai Rp1,1 triliun yang dipaksakan Ketua DPR Marzuki Alie yang terkesan berlawanan dengan pernyataan Presiden SBY yang juga Ketua Dewan Pembina Demokrat benar-benar dagelan politik yang paling lucu di tahun 2011,” ujar Sekjen Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia (APPI) Sasmito Hadinagara, kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa malam (12/4).

Sasmito yang kini dikenal sebagai inisiator gerakan SasmitoLeaks setelah belakangan ini gencar membongkar berbagai skandal di lingkungan Kementerian Keuangan dan Dirjen Pajak curiga perbedaan pandangan antar SBY dan Marzuki Alie itu adalah disain politik untuk menciptakan hingar bingar baru di media massa.

“Tujuannya bisa jadi agar publik lupa pada megaskandal danatalangan Bank Century senilai Rp6,7 triliun yang lenyap tak jelas pertanggungjawabannya. Juga bigfish mafia pajak Bank Mandiri senilai Rp2,5 triliun serta dugaan restitusi pajak PPN senilai triliunan rupiah yang patut diduga melibatkan Boediono, Sri Mulyani dan para Dirjen Pajak di era 2003 sampai dengan 2010,” ujar Sasmito.

Dia menyerukan agar stakeholder perpajakan nasional, rakyat Indonesia, mewaspadai perbedaan pendapat SBY dan Marzuki Alie yang disebutnya sebagai dagelan paling lucu itu.

“Waspadalah para stakeholder. Uang Centurygate dan dana restitusi pajak triliunan rupiah itu adalah uang rakyat yang disetor ke kas negara. Sehingga satu rupiah pun harus dipertanggungjawabkan oleh pejabat publik,” katanya lagi.

Khusus untuk Presiden SBY, Sasmito berpesan agar tidak pilih kasih. Aulia Pohan yang merupakan besan SBY sempat mendekam di penjara karena dinyatakan bersalah dalam kasus Yayasan BI yang merugikan keuangan negara Rp100 miliar.

“Masak pembantu yang salah tidak dimejahijaukan?” demikian Sasmito bertanya. [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya