Berita

dok. KBRI OSLO

Dunia

Ratusan Bule Rela Antri Tiga Kali Demi Sate Ayam

SELASA, 12 APRIL 2011 | 15:47 WIB | LAPORAN:

RMOL. Kelezatan sate ayam dan nasi goreng kampung serta kerenyahan rempeyek kacang kembali  memanjakan lidah pengunjung yang hadir pada International Food Evening (IFE) 2011 di sekolah Oslo International School pada hari Sabtu tanggal 9 April 2011.

Sekitar 400 pengunjung rela mengantri dua sampai tiga kali untuk mencicipi hidangan yang disuguhkan di atas meja yang dihias dengan dekorasi Bali itu dalam kegiatan tahunan yang mulai terselenggara sejak tahun 1984.

"Sekitar 400 pengunjung ini terus menyampaikan apresiasi atas kelezatan makanan Indonesia yang disuguhkan," ungkap Sekretaris III Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Oslo Febby Fahrani dalam siaran pers yang diterima Rakyat Merdeka Online, Selasa (12/4).


Menurut Febby, para pengunjung yang pada malam itu diajak untuk menikmati keindahan Timur sesuai tema "Experience the Magic of the East" tampak menikmati aneka hidangan di tempat acara yang dihiasi dengan aneka kain tradisional dan ornamen khas negara-negara dari Timur.

Warna-warni kain bermotifkan batik dan prada khas Indonesia yang juga menghiasi ruangan tampil elegan dan atraktif. Tidak hanya itu, sepasang ondel-ondel dari Jakarta yang menyapa ramah pengunjung di tempat kegiatan merupakan daya pikat tersendiri bagi para pengunjung.

KBRI Oslo, lanjut Febby, telah secara rutin menyuguhkan keragaman kuliner Indonesia yang disiapkan oleh Dharma Wanita Persatuan KBRI Oslo pada kegiatan IFE. Pada IFE 2011, KBRI mempromosikan makanan khas Indonesia bersama dengan tiga perwakilan negara-negara asing di Oslo, yaitu Pakistan, Thailand dan Maroko, serta dengan perwakilan kelompok masyarakat dari sekitar 25 negara, yaitu Amerika Serikat, Argentina, Australia, Azerbaijan, Belanda, Brasil, Cina, Denmark, Finlandia, India, Inggris, Israel, Itali, Jepang, Jerman, Kanada, Kazakstan, Korea Selatan, Palestina, Perancis, Spanyol, Sri Lanka, Sudan, Swedia,  dan Turki.

IFE 2011 yang diselenggarakan Oslo International School merupakan salah satu event promosi kuliner mancanegara terbesar di kota Oslo yang rutin diikuti KBRI Oslo untuk terus mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia. Diharapkan bahwa dengan kecintaan akan masakan Indonesia yang lezat, keinginan untuk lebih mengenal Indonesia secara menyeluruh diharapkan dapat terus ditumbuhkan.

Hal tersebutlah yang pada akhirnya diharapkan akan semakin mempererat jalinan hubungan dan kerjasama Indonesia-Norwegia di segala bidang.[ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya