Berita

donald trump/ist

Dunia

PILPRES AS

Trump: Tidak Ada Catatan yang Menyatakan Obama Lahir di Hawaii

SELASA, 12 APRIL 2011 | 09:21 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Setahun menjelang pemilihan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama kembali disibukkan oleh sejumlah isu lama berkaitan dengan jati dirinya.

Salah satu diantaranya adalah tentang dimana sebenarnya Barack Obama dilahirkan. Adalah pengusaha Donald Trump yang belakangan ini dengan gencar mempersoalkan tempat kelahiran Obama itu. Dia juga meminta agar Obama jujur memperlihatkan sertifikat kelahiran asli yang dia miliki.

Trump berniat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden AS tahun depan.

Ketika berbicara di talkshow “Morning Joe” yang disiarkan MSNBC pekan lalu, Trump terlihat lebih peduli membahas asal usul Obama daripada krisis keuangan yang sedang melanda AS.

“Faktanya adalah, dia tidak punya sertifikat kelahiran, atau dia sama sekali belum memperlihatkannya. Saya sangat ingin dia memperlihatkan sertifikat kelahiran itu,” ujar Trump.

Hal ini penting, karena Trump tidak ingin membicarakan hal yang tidak pasti, termasuk mengenai asal usul kelahiran Obama, dalam kampanye nanti.

“Neneknya di Kenya secara terbuka mengatakan bahwa ia (Obama) lahir di Kenya. Sama sekali tidak ada catatan di rumah sakit manapun di Hawai yang menyatakan bahwa Obama lahir di sana,” sambung Trump. Beberapa waktu lalu ia mengatakan telah mengirim penyelidik khusus ke Hawaii untuk mengusut hal ini.

Di sisi lain, Trump membantah anggapan bahwa dirinya terlalu fokus pada urusan asal usul Obama. Bagaimanapun juga, katanya, krisis ekonomi yang tengah melanda AS dan kenyataan bahwa China sedang menghancurkan AS, sementara Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan negara lain sedang memanfaatkan krisis AS juga menjadi persoalan penting yang disorotinya. Dan semua itu ada kaitannya dengan ketidakmampuan Obama memimpin Amerika. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya