Berita

Saurip Kadi: SBY Akan Jatuh Sendiri!

RABU, 06 APRIL 2011 | 12:52 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Tak penting menggalang kekuatan untuk menjatuhkan Presiden SBY dan pemerintahannya. Karena bagaimana pun juga, dengan melihat perkembangan yang ada, pemerintahan SBY akan jatuh dengan sendirinya.

Demikian analisa purnawirawan jenderal Saurip Kadi ketika berbicara dalam pertemuan dengan tokoh Nasional Demokrat, Surya Paloh, di Gondangdia, Jakarta Pusat, kemarin siang (Selasa, 5/4). Bersama sejumlah aktivis, Saurip Kadi kini bergabung dengan Dewan Penyelamat Negara (Depan). Belakangan ini Depan kerap menggelar pertemuan dengan berbagai tokoh lintas agama dan lintas organisasi. Sebelum bertemu dengan Surya Paloh, Depan bertemu dengan pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng Salahuddin Wahid. Sebelumnya Depan telah bertemu dengan mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier. Sementara siang ini (Rabu, 6/4), Depan dijadwalkan akan bertemu dengan jenderal purnawirawan Wiranto.

“Kesemrawutan sistem kenegaraan dan kepemimpinan yang lemah terbukti telah membuat negeri ini amburadul dan semakin tidak jelas arahnya,” ujarnya seperti dikutip aktivis Depan, Liem Siok Lan alias Justiani dalam catatan yang dikirimkannya ke sejumlah milis.

“Jadi Depan tidak perlu memikirkan agenda menjatuhkan SBY, karena tanpa dipikirpun SBY akan jatuh sendiri,” sambungnya.

Menurut Saurip Kadi, tidak perlu khawatir bila SBY jatuh, karena banyak tokoh yang pantas menggantikannya. Saurip Kadi juga mengajak Surya Paloh dan Nasdem merumuskan konsepsi negara pasca SBY agar tidak mengulang kegagalan reformasi 1998. [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya