Berita

Esia Qwerty Games

Bisnis

Esia Rilis Hape Qwerty Games

Bidik Pasar Kaula Muda
RABU, 06 APRIL 2011 | 00:09 WIB

RMOL. PT Bakrie Telecom Tbk kembali menghadirkan terobosan inovatif dalam memenuhi kebutuhan di segmen anak muda. Esia meng­gandeng Electronic Arts Inc (EA) menghadirkan Hape Esia Qwerty Games lengkap dengan 30 games resmi di dalamnya.

“Bisa dikatakan EA sebagai dominan market player yang memproduksi game-game be­r­kualitas. Ada 30 games produksi EA dalam Hape Esia Qwerty Games. Itulah terobosan inovatif baru dalam menghadirkan la­yanan yang begitu diminati anak muda,” kata Wakil Direktur Utama PT Bakrie Tele­com Tbk Erik Meijer saat memperkenalkan Hape Esia Qwerty Games di Jakarta.

Kerja sama ini juga mem­per­lihatkan kepercayaan mitra in­ter­nasional terhadap bisnis Bakrie Telecom. “Diam-diam ternyata mereka mengamati sepak terjang Esia menggebrak pasar tele­ko­munikasi Indonesia. Terobosan Esia yang secara konsisten dan inovatif memenuhi kebutuhan kaula muda,” ujar Meijer.


Sales & Mar­keting Director Electronic Arts (EA) James Gray, untuk kawasan Asia Pasifik memperlihatkan antusiasnya pada kerja sama ini. “Kami sa­ngat senang bisa bekerja sama de­ngan Bakrie dengan membawa pengalaman mobile gaming yang berkualitas kepada pelanggan di seluruh Indonesia,” kata Gray.

Kesepakatan ini, lanjut Gray, menandakan pengakuan konten mobile gaming sebagai pendo­rong utama untuk menarik pe­lang­gan dan Bakrie adalah pionir dan penggerak utama layanan ini.

Namun bagi Meijer, dengan adanya 30 games resmi, legal dan berkualitas tinggi dari EA maka pengguna Hape Esia Qwerty Ga­mes dapat memain­kan game-ga­me tersebut kapan pun dan di­mana pun.

Serunya lagi, sambung Mei­jer, hape ini juga dilengkapi mo­tion sensor yang menjadikan pe­main­nya seakan merasakan sen­diri ge­rakan-gerakan dalam ga­mes ter­sebut. Misalnya saja, games balap mobil “Need for Speed Under­cover”, pengguna­nya bisa meng­ge­rakkan ponsel­nya seperti setir mobil. Hapenya juga akan berge­tar jika mobil­nya tabrakan. Sen­sasinya seper­ti kita sendiri yang menjadi pem­balapnya.

Selain Need for Speed Un­der­cover terdapat juga game-game yang selama ini dikenal dan di­gemari masyarakat luas seperti Medal of Honor untuk mereka yang gemar game perang. Ada juga Sim City Deluxe buat yang suka merancang sendiri kota impiannya atau EA Sports FIFA World Cup 2010 bagi para ma­niak bola.

“Ngak perlu ngebajak lagi untuk bisa menikmati begitu banyak game-game seru dan berkualitas tinggi. Semuanya ada dalam satu hape dengan harga cuma Rp 550 ribu (termasuk PPN)”, katanya.

Sedangkan untuk bea ber­langganan gamesnya pun sangat terjangkau hanya Rp 1.000,- per hari untuk sepuasnya memainkan seluruh 30 games EA yang ada di ponsel ini. Bahkan, pelanggan diberikan satu minggu gratis untuk mencoba.

“10 games pertama bisa lang­sung dimainkan. Sedangkan un­tuk 20 games berikutnya cukup mem­bayar biaya aktivasi hanya Rp 2.000 per game-nya,” paparnya.

Selain aplikasi mobile games, Hape Esia Qwerty Games  juga tetap dilengkapi aplikasi social network dan musik serta bisa berfungsi sebagai modem.   [RM]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya