Berita

Dunia

PBB Segera Gelar Konsultasi Damai Sahara

SELASA, 05 APRIL 2011 | 23:15 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Dewan Keamanan PBB kembali akan menggelar konsultasi untuk membahas konflik Sahara pada pertengahan hingga akhir April ini. Hal itu disampaikan Perwakilan Permanen Kolumbia yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Keamanan PBB, Nestor Osorio.

Dalam pertemuan konsultasi itu, menurut Osorio, ke-15 anggota Dewan Keamanan akan mengkaji laporan yang disampaikan Sekjen PBB Ban Ki-moon. Dalam keterangan pers yang disampaikan di New York, hari Senin (4/4), Osorio menjelaskan bahwa ke-15 anggota Dewan Keamanan akan menggelar pertemuan pada tanggal 27 April untuk mengadopsi resolusi baru bagi perdamaian di Sahara yang akan diemban misi perdamaian PBB di Sahara, Minurso.

Dalam kunjungan ke Markas PBB di New York baru-baru ini, Menteri Luar Negeri Maroko, Taib Fassi Fihri, menjelaskan hasil pertemuan informal di Malta awal bulan ini.

Menurut Ban Ki-moon, pertemuan informal di Malta memperlihatkan kemajuan penting untuk menciptakan perdamaian di kawasan itu.

Kepada Ban Ki-moon, Fassi Fihri menjelaskan hubungan antara implementasi dari kebijakan regionalisasi, khususnya di Provinsi Sahara dan tujuan dari inisiatif otonomi khusus yang ditawarkan Kerajaan Maroko sebagai langkah penting yang harus diambil untuk mendukung demokrasi di Sahara.

Fassi juga menjelaskan arti penting Dewan HAM Nasional yang baru-baru ini dibentuk Kerajaan Maroko untuk mendukung perlindungan HAM di negara itu.

Sementera di Rabat, Menteri Inggris untuk Urusan Timur Tengah dan Afrika Utara Alistair Burt mengatakan bahwa reformasi konstitusi yang diumumkan Raja Muhammad VI adalah sebuah langkah yang signifikan.

Hal itu disampaikan Burt ketika memberikan keterangan di sela-sela kunjungan Pangeran Charles ke Maroko.

Menurut Burt, hubungan baik kedua negara selama ini terbilang baik dan prima. Dia juga menambahkan, kunjungan Pangeran Charles ke Maroko akan semakin memperkokoh hubungan itu.

Pangeran Charles mengunjungi Maroko selama tiga hari atas undangan Raja Muhammad VI. [guh]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya