Berita

ilustrasi/ist

BI dan Kemenkop UKM Teken MoU

JUMAT, 01 APRIL 2011 | 19:56 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Bank Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menjalin kerja sama peningkatkan kontribusi koperasi dan usaha mikro kecil menengah.

Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menjelaskan, kesepakatan ini bertujuan untuk mendayagunakan dan mensinergikan sumber daya yang ada di BI dan Kemenkop UKM.

"Selain itu, sebanyak 50 persen dari UKM kita belum tersentuh jasa perbankan, dengan ini kita harapkan dapat terus meningkat," kata Darmin Nasution disela acara penandatangan MoU dengan Kemenkop UKM di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (1/4).


Menurut Darmin, BI dan Kemenkop akan meningkatkan akses pembiayaan dan pengembangan koperasi, UKM. Termasuk di dalamnya peningkatan pengetahuan serta keterampilan.

Di tempat yang sama, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan mengatakan, kontribusi UKM terhadap Pendapatan Domestik Bruto ke depan diharapkan akan lebih meningkat dengan adanya MoU tersebut.

"Kontribusi koperasi dan UKM terhadap PDB nasional mencapai 56,5 persen. Atas dasar tersebut, MoU ini bisa mengembangkan kontribusi koperasi dan UKM lebih baik lagi," ujarnya.

Kemenkop UKM mencatat, sampai saat ini 99 persen pelaku perekonomian Indonesia berasal dari koperasi dengan jumlah 177.483 unit, dan UKM yang berjumlah 52,7 juta unit usaha. Untuk tenaga kerja, 97 persen diserap oleh pelaku koperasi dan UKM.

Dengan MoU tersebut BI dan Kemenkop UKM akan menyinergikan program, termasuk program pembinaan oleh Kemenkop UKM, dan program tabunganku oleh BI.

"Jadi selain kita memiliki perwakilan dan terus melakukan koordinasi dengan semua daerah, kita juga ada program Tabunganku untuk meluaskan upaya akses keuangan yang menyeluruh, sehingga para pelaku dapat memanfaatkannya, karena Tabunganku ini tidak ada potongan," timpal Darmin. [wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya