Berita

ilustrasi/ist

INDEKS KEPERCAYAAN

Konsumen Yakin Inflasi Berkurang Sepanjang Enam Bulan Mendatang

JUMAT, 01 APRIL 2011 | 15:06 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Setelah sempat terseok-seok dalam beberapa bulan yang lalu, tingkat kepercayaan publik kembali menguat sepanjang Maret yang baru berlalu. Kekhawatiran masyarakat terhadap tekanan inflasi dan kenaikan harga pangan semakin berkurang.

Menurut survei terakhir yang dilakukan Danareksa Research Institute, terlihat bahwa persentase konsumen yang merasa khawatir terhadap kenaikan harga pangan di bulan Maret dibandingkan bulan Februari turun menjadi 0,13 persen dari 0,89 persen. Sementara deflasi pada komponen bahan pangan sebesar 0,33 persen. Dengan demikian, dalam hasil riset yang diumumkan hari ini (Jumat,1/4), Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) di bulan Maret meningkat sebesar 6,4 persen menjadi 85,0 persen.

“Pada survei bulan Maret, konsumen secara keseluruhan merasa yakin bahwa tekanan inflasi akan berkurang dalam enam bulan mendatang. Indeks yang mengukur sentimen konsumen terhadap inflasi turun sebesar 1,9 persen menjadi 184,8 pada bulan Maret. Ini merupakan level terendah sejak bulan Januari 2010. Keyakinan konsumen tersebut sebagian disebabkan oleh adanya ekspektasi penurunan harga bahan pangan karena meningkatnya jumlah pasokan bahan pangan menyusul panen raya yang dimulai pada bulan Maret ini,” sebut DRI dalam rilisnya.

Juga disebutkan bahwa dua komponen utama yang membentuk IKK meningkat pada bulan Maret adalah Indeks Situasi Sekarang (ISS) yang naik sebesar 9,7 persen menjadi 66,9 persen karena konsumen memberikan penilaian yang lebih baik terhadap keadaan ekonomi dan keadaan lapangan kerja saat ini. Dan Indeks Ekspektasi (IE) naik 4,8 persen menjadi 98,5 persen.

“Peningkatan IE ini menunjukkan optimisme masyarakat terhadap prospek ekonomi dalam enam bulan mendatang semakin meningkat,” demikian DRI. [guh]


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya