Berita

aburizal-bakrie/ist

PILPRES 2014

Bila Memang Pantas, Aburizal Bakrie Tak Akan Halangi JK Jadi Presiden

SELASA, 29 MARET 2011 | 11:24 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ketua Umum Partai Golkar dinilai sebagai orang yang open minded dan dialogis. Ical akan menggunakan dua kriteria sederhana dalam menentukan calon presiden dari partai itu: menguntungkan bangsa dan memiliki peluang menang yang tinggi.

Demikian disampaikan pengamat politik Johan Silalahi dari Negarawan Center ketika berbincang dengan Rakyat Merdeka Online mengenai peluang Jusuf Kalla untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden di tahun 2014 atau menjadi presiden bila terjadi keadaan yang mengharuskan Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono berhenti di tengah jalan.

“Memang kalau kita lihat, saat-saat ini JK mendapat banyak respect dari masyarakat. Sosoknya dipandang lebih baik daripada SBY dan Boediono,” ujar Johan beberapa saat lalu (Selasa, 29/3).

“Ical saya yakin tidak akan egois. Kalau memang menguntungkan bangsa dan Golkar serta JK berpeluang menang, pasti akan didukung oleh Ical,” sambungnya lagi.

Bila yang terjadi adalah perubahan politik sebelum 2014, merujuk pada aturan main Konstitusi, JK pun memiliki peluang untuk digandeng baik oleh Partai Demokrat maupun PDI Perjuangan yang berhak mengajukan capres dan cawapres baru untuk dipilih MPR.

“Peluang dengan Demokrat tentu lebih besar karena mereka pernah bekerjasama. Tetapi ada kalangan Cikeas kelihatannya masih agak resisten dengan JK yang dianggap terlalu tegas,” demikian Johan. [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya