Berita

Sebelum Amien Rais, Nudirman Sejak Awal Minta Bibit-Chandra Mundur

SENIN, 28 MARET 2011 | 09:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Desakan Amien Rais agar pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, selain Busyro Muqoddas, mundur dari jabatan karena tidak bisa mengungkap kasus-kasus besar seperi kasus bailout Bank Century dan cek pelawat, bukan hal baru bagi anggota Komisi III DPR Nudirman Munir .   

Meski yang ia usulkan sejak awal untuk mundur terbatas hanya Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

"Kalau Pak Amien kan lebih luas lagi, termasuk Pak (M) Yasin dan (Haryono) Umar. Kalau saya cukup hanya Bibit-Chandra. Kenapa? Karena memang mereka sudah tidak lagi  murni seperti semula, karena kasusnya sudah dideponering. Meskinya, dengan keluarnya deponeering itu, mereka harus mundur. Kan tidak akan diiperiksa lagi dan supaya KPK bisa lebih independen," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 28/3).


Selain itu, tambah politisi Partai Golkar ini, KPK sudah tidak lagi "garang" seperti pada saat mulai berdiri, setelah kasus demi kasus mendera pimpinan KPK. Mulai dari kasus pembunuhan yang melibatkan Antasari Azhar, perseteruan Polisi (Komjen Susno Duadji) dan KPK yang dikenal dengan istilah Cicak Vs Buaya, lalu yang terakhir kasus yang menimpa Bibit-Chandra.

"Apalagi kasus Bibit-Chandra sudah dideponeering. Jadi KPK sudah dikendalikan. Siapa yang mengendalikan, saya tidak tahu. yang jelas KPK, tidak lagi seperti sebelum kasus Antasari, sudah tidak lagi murni sebagai penegak hukum," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya