Berita

Global

KRISIS AFRIKA UTARA

Hillary Clinton: Maroko Berada pada Jalan yang Tepat

MINGGU, 27 MARET 2011 | 21:02 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Wajah Maroko di satu sisi dan wajah negara-negara Arab di utara benua Afrika lainnya di sisi lain semakin kontras. Di saat para pemimpin di Aljazair, Tunisia, Libya dan Mesir dihumbalang angin revolusi, Raja Maroko malah mendapat berbagai pujian dari dalam dan luar negeri karena kemampuannya memperkokoh pondasi demokrasi di kerajaan berusia ratusan tahun itu.

Dalam sepekan terakhir ini Raja Muhammad VI panen pujian dari sejumlah tokoh dan pemimpin dunia. Sekjen PBB, Ban Ki-moon, misalnya memuji jalan reformasi Raja Muhammad VI dan amandemen konstitusi yang disampaikan awal Maret lalu. Ban Ki-moon berharap, keputusan politik Raja Muhammad VI ini dapat memberikan kontribusi positif kepada negara-negara lain di wilayah tersebut.

Harapan Ban Ki-moon itu disampaikan dalam jumpa pers bersama Menteri Luar Negeri Maroko, Taib Fassi Fihri, yang mengunjungi New York, hari Kamis lalu (24/3).

Sebelumnya, pujian dan harapan disampaikan Perdana Menteri Brazilia, Antonio de Aguiar Patriota, di Sao Paulo hari Selasa (22/3). Menurut Patriota, Raja Muhammad VI adalah seorang raja-pemimpin yang progresif, dan yang tak perlu diragukan lagi kedekatannya dengan rakyat Maroko.

Pada bagian lain, dia mengingatkan bahwa Brazil dan Maroko memiliki kesamaan natural yang tak dapat diubah sampai kapan pun. Keduanya merupakan negara yang berhadapan dengan Samudera Atlantik yang memisahkan mereka. Hubungan Maroko dan Brazil pun telah berlangsung begitu lama, sejak beratus-ratus tahun yang lalu.

Dari Paris, Prancis, dilaporkan bahwa reformasi yang diinisasi Raja Maroko dipandang positif oleh kalangan usahawan negeri mode itu. Hal itu disampaikan Laurence Parisot, direktur kelompok usaha MEDEF Prancis, hari Rabu (23/3).

Hal senada juga disampaikan Presiden Dewan Regional Champagne-Ardennes, Jean-Paul Bachy, yang menggarisbawahi dampak positif kebijakan regionalisasi yang dimulai Raja Muhammad VI bagi hubungan ekonomi kedua negara di masa depan. Begitu juga Ketua Persahabatan Parlemen Maroko-Prancis di Majelis Nasional, Jean Roatta, yang menyampaikan keyakinannya bahwa proses reformasi di Maroko akan semakin mantap.

Seperti tak mau ketinggalan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton juga menyampaikan pujiannya. Dia berharap agar reformasi dan demokrasi di Maroko dapat menjadi model yang dapat dicontoh oleh negara-negara lain di kawasan itu.

“Apa yang dilakukan oleh Yang Mulia Raja Muhammad VI adalah reformasi ekonomi, reformasi sosial, reformasi politik secara bersamaan. Sementara di negara lain umumnya hanya pada satu arah saja,” ujar Clinton dalam jumpa pers bersama Menlu Maroko Taib Fassi Fihri.

Clinton juga mendukung penuh pembentukan Dewan Nasional HAM Maroko yang menurutnya sesuai dengan semangat reformasi menyeluruh yang diumumkan Raja Muhammad VI.

“Maroko berada pada jalan yang tepat untuk meraih perubahan demokratik. Pemerintah secara konsisten mengizinkan rakyat untuk mengekspresikan pendapat mereka secara terbuka dan damai,” ujar Clinton lagi. [guh]


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya