Berita

Syarif Hasan/IST

Program Jamsostek Sahabat UKM Sasar Sektor UKM

MINGGU, 27 MARET 2011 | 15:26 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan menyatakan bahwa program Jamsostek Sahabat UKM diperuntukan sektor UKM  mendapat jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan jaminan kematian dari Jamsostek.

"Hal ini, yang belum pernah ditawarkan oleh program binaan dari instansi atau lembaga lainnya," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Syarief menyatakan, saat ini pihak Jamsostek sedang membidik sektor UKM untuk memperoleh penyaluran dana Program Kemitraan Bina Lingkungan. Dengan program ini, anak-anak anggota juga bisa memperoleh beasiswa dan pinjaman modal kepemilikan rumah.


"Sudah selayaknya Koperasi dan UKM didorong agar aktivitas ekonominya semakin meningkat sehingga persoalan bang-sa kita akan dapat diselesaikan dalam kurun waktu yang singkat," katanya.

Pengusaha UKM di Indonesia saat mencapai 52,72 juta termasuk di dalamnya koperasi berjumlah 177.483 unit. Jika semua Koperasi dan UKM bisa didorong dan diberdayakan sehingga bisa melakukan aktivitas ekonomi yang lebih signifikan, maka dirinya yakin rakyat akan semakin makmur ke depan nanti.

Sementara itu, Dirut PT Jamsostek (Persero) Hotbonar Sinaga mengatakan, setelah UKM di Bogor menjadi pilot project program Jamsostek Sahabat UKM, maka selanjutnya akan dilakukan di Sukabumi, Jawa Barat.
Nantinya, program ini secara bertahap akan dilakukan pada UKM di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Melalui program binaan ini, pelaku sektor UKM bisa memperoleh kucuran kredit lunak dengan bunga sebesar enam persen per tahun dari PT Jamsostek.

"Dengan begitu, kegiatan bisnis UKM diharapkan terbantu dan dapat berkembang. Sedangkan Jamsostek bisa memperoleh tambahan peserta jikadi UKM tersebut ada yang belum mengikuti program Jamsostek," kata Hotbonar. [wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya