Berita

istimewa

Warga Gelar Doa Bersama Peringati Dua Tahun Tanggul Situ Gintung Jebol

MINGGU, 27 MARET 2011 | 14:29 WIB | LAPORAN:

RMOL. Warga kampung Gintung, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar doa bersama di prasasti bendungan situ Gintung untuk memperingati peristiwa jebolnya tanggul yang menewaskan puluhan warga dua tahun lalu.

"Mereka (korban) yang tercatat dalam prasasti ini merupakan korban tewas yang akan selalu menjadi kenangan dalam peristiwa jebolnya tanggul situ gintung," kata Ketua Dewan Pembina Situ Gintung Community Development Forum, Suair, saat ditemui pada acara doa bersama peringatan dua tahun tanggul situ Gintung jebol, Minggu (27/3).

Dalam prasasti tersebut, tercatat sebanyak 84 korban meninggal akibat peristiwa jebolnya tanggul situ Gintung pada tanggal 27 Maret 2009 silam. Di dalam data prasasti, sebanyak 56 korban perempuan; 28 korban pria; 3 korban dikenali; dan tiga korban hingga saat ini belum ditemukan.


Prasasti yang terletak di bawah bendungan atau belakang masjid Jabal Rahma, juga terdapat tugu bendungan Gintung. Nantinya, di wilayah sekitar, akan menjadi lokasi wisata. "Di sekitar prasasti akan menjadi objek wisata warga. Karena, lokasinya sudah didesain aman untuk tempat kumpul," katanya.

Selain itu, warga juga membuat wadah Situ Gintung Community Development Forum, yang bertujuan untuk menjembatani antara warga dengan pemerintah Tangerang Selatan. Pasalnya, meski bendungan telah selesai dibuat, namun pembangunan lainnya seperti jogging track dan penghijauan masih menjadi tugas pemerintah daerah.

Tak hanya itu, wadah tersebut juga akan menjadi bagian dalam mengontrol dan melestarikan bendungan Gintung. Karena, dengan adanya pemasangan seperti pemantau air dan bendungan, namun perawatan harus tetap dilakukan.

"Penghijauan di wilayah sekitar perlu terus dilakukan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembentukan wadah agar sistem kontrol kedepannya lebih baik lagi," katanya.

Rehabilitas bendungan gintung, Ciputat, dilakukan sejak tanggal 3 Desember 2009 dengan menghabiskan biaya sebesar Rp 91.773.756.000, mulai tahun 2009 hingga 2010 atau 619 hari.     

Situ Gintung sebelumnya jebol pada 27 Maret 2009 sekitar pukul 02.00 WIB akibat meluapnya Kali Pesangerahan. Dalam perisitiwa itu sebanyak 97 korban meninggal dan ratusan warga hilang serta sebanyak 312 rumah hancur berantakan diterjang air. Peristiwa Situ Gintung itu menghancurkan ratusan rumah penduduk akibat disapu air bah, tapi Masjid Jabal Rahma tetap kokoh padahal jaraknya hanya sekitar 20 meter dari tebing tanggul. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya