Berita

PUAN MAHARANI/ist

PDIP Gelar Rakor Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga Besok

MINGGU, 27 MARET 2011 | 13:54 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. PDI Perjuangan harus bisa melakukan penajaman strategi jangka pendek dan jangka panjang dengan tujuan menyejahterakan rakyat lewat memenangkan dan suksesnya Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) seluruh Indonesia serta kembalinya PDI Perjuangan sebagai pemenang Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2014.

Demikian disampaikan Ketua DPP Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga PDIP Perjuangan, Puan Maharani, di Jakarta, hari ini (Minggu, 27/3).

Puan mengatakan itu sehubungan dengan pelaksaan rapat koordinasi bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga PDI Perjuangan yang akan digelar di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, besok, (Senin, 28/3).


Puan menjelaskan, titik tolak Rakorbid ini adalah penajaman agenda gerakan partai di bidang politik dan hubungan antarlembaga. Karena dia menekankan, kedua aspek tersebut merupakan urat nadi dari keberadaan sebuah partai politik.

Menurut Puan, bila di bidang politik, PDIP ingin memenangkan Pemilukada dan Pemilu 2014, sedangkan di Bidang Hubungan Antarlembaga, penajaman agenda dilakukan agar PDI Perjuangan mampu menjalin hubungan yang baik dengan seluruh lembaga, baik lembaga negara yang formal maupun lembaga non-formal lainnya lewat komunikasi intensif serta sikap kritis konstruktif agar tiap lembaga tetap berjalan dalam koridor konstitusi yang telah digariskan.

"Hal tersebut adalah bagian dari wujud aktualisasi gerakan partai," tegasnya.

Pada acara yang mengambil tema "Satukan Visi untuk Menang" ini, akan dibuka secara langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuanga, Megawati Soekarnoputri.

Sedangkan untuk memperluas cakrawala politik peserta, Ketua Mahkamah Konstitusi, Moh. Mahfud MD dan pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia,  Ikrar Nusa Bhakti Pengamat akan hadir sebagai pembicara. [zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya