Berita

ilustrasi/ist

Pong Harjatmo Menunggu Perintah ‘Action!’

SABTU, 26 MARET 2011 | 20:08 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Bulan Juli tahun lalu Pong Harjatmo dengan nekat naik ke atap kura-kura gedung DPR, dan menuliskan “tiga kata-kata sakti” di atasnya: jujur, adil, tegas.

Ketiga kata itu mewakili kritik artis senior ini yang dialamatkannya untuk wakil rakyat. Menurut Pong wakil rakyat sama sekali tidak memperlihatkan keberpihakan kepada rakyat yang memilih mereka.

Setelah sukses beraksi di DPR, suatu kali Pong menyampaikan keinginan mencoret Istana Negara dengan kata-kata yang kurang lebih sama. Keinginan Pong yang satu ini belum terlaksana.

“Saya menuggu perintah (untuk bergerak). Saya ini artis, dulu perintah yang saya dengar ‘action!’ Sekarang pun saya menunggu perintah itu,” ujar Pong ketika berbicara dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah politisi dan tokoh di kediaman mantan menteri keuangan Fuad Bawazier, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu pagi (26/3).

Masih menurut Pong, secara umum masyarakat memiliki keluhan yang sama, juga keinginan yang sama untuk keluar dari berbagai persoalan yang melilit ini.

“Nada kita semua sama, yakni ingin perubahan. Salah satu cara yang dibicarakan selama ini adalah revolusi,” ujarnya. Pertemuan di kediaman Fuad Bawazier yang digelar Dewan Penyelamat Negara (Depan) itu dimaksudkan sebagai ajang brainstorming di kalangan aktivis pergerakan.

Sayangnya, sambung Pong, belum ada strategi revolusi yang mengkerucut yang dapat diandalkan sehingga tidak kontraproduktif dan malah semakin merusak kehidupan rakyat. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya