Berita

KISRUH PKS

Ada Pihak yang Tak Senang PKS Jadi Partai Besar

JUMAT, 25 MARET 2011 | 21:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tudingan sejumlah elit Partai Keadilan Sejahtera bahwa ada pihak-pihak yang memanfaatkan nyanyian salah seorang pendiri Partai Keadilan, sebelum berubah menjadi PKS, Yusuf Supendi ada benarnya. Karena ada partai yang mengambil manfaat dari kisruh partai dakwah ini.

"Sangat mungkin ada pihak eksternal yang memanfaatkan kisruh internal PKS, mengingat bagaimana pun PKS adalah satu di antara parpol potensial dengan basis massa yang cenderung solid," kata pengamat komunikasi politik Gun Gun Heryanto kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 25/3).

Pemilihan Umum 2009 adalah bukti bagaimana solidnya basis PKS di akar rumput. Hanya PKS, dan tentunya juga Partai Demokrat, yang memperoleh peningkatan suara pada pemilu 2009 dari Pemilu sebelumnya pada tahun 2004.


"Makanya lawan politik PKS akan sangat senang, jika ada friksi internal atau dikotomi kelompok idealis dan pragmatis dalam tubuh PKS. Isu yang diangkat juga sangat kental dengan serangan yang menohok kredibilitas PKS, yakni korupsi dan moralitas," tandas Direktur The Political Literacry Institute yang juga dosen Komunikasi Politik UIN Jakarta ini.[zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya