Berita

sby/ist

SBY Harus Serius Tanggapi Isu Kudeta!

KAMIS, 24 MARET 2011 | 14:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Wacana kudeta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono oleh sejumlah purnawirawan jenderal merupakan masalah serius. Presiden SBY harus tegas menyikapinya.

"Jangan anggap itu biasa-biasa saja. Kalau itu dianggap biasa saja, makanya SBY akan dinilai tidak bisa berbuat apa-apa terhadap orang yang mengancamnya. Apalagi, wacana itu dimuat media internasional (Aljazeera)," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 24/3).

Kalau tidak diambil tindakan tegas, Saleh khawatir, hal itu akan terjadi, bahkan lebih dari apa yang wacanakan. Karena mereka menganggap SBY tidak bisa berbuat apa-apa, meski ancaman menyangkut kekuasaannya. Bila itu yang terjadi, tentu rakyat yang tak tahu apa-apa jadi korban.  


"Jadi jangan dianggap isu ini mainan, hanya karena para purnawirawan itu tidak memiliki senjata lagi. Karena kita sayang pada SBY, makanya kita meminta untuk mengambil tindakan tegas. SBY panggil dan periksa secara serius," tegasnya.

Masih kata Saleh, bila memang SBY tidak mau berbuat tegas, hal itu akan menjatuhkan wibawa SBY di masyarakat. Karena sebelumnya, SBY baru saja diisukan menyalahgunakan wewenang seperti diberitakan dua berita Australia.

"Terhadap isu yang dikeluarkan WikiLeaks, SBY tidak melakukan perlawanan. Soal reshuffle juga, orang sudah tahu dia juga tidak tegas. Makanya supaya tidak jatuh wibawanya, kami mengharap SBY tegas. Inikan sudah bisa bilang upaya makar," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya