nudirman munir/IST
nudirman munir/IST
RMOL. Hingga saat ini Badan Kehormatan DPR ternyata belum juga menggelar Rapat Pleno BK DPR untuk memutuskan apakah keterangan dan bukti-bukti yang diajukan Yusuf Supendi tentang sejumlah pelanggaran etika dan akhlak elit PKS. Sejatinya, Senin atau Selasa kemarin rapat tersebut digelar.
"Mestinya seperti saya katakan di media, Senin atau Selasa sudah ada keputusan. Tapi saya tidak mengerti, undangan pertama masuk, tapi diralat. Jadi pada pertemuan kemarin, materi tentang itu tidak dibahas. Mereka bilang (akan dibahas) dalam rapat berikutnya," kata Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 23/3).
Politisi Golkar ini sendiri berharap agar aduan salah seorang pendiri PKS itu segera dibahas. Hal ini dimaksudkan, agar isu yang telah berkembang masif belakangan ini mendapat kepastian, apakah layak untuk tidak dilanjuti atau tidak. Dan hal ini juga agar tidak menimbukan tanda tanya kenapa terus menerus ditunda-tunda.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 12:14
Kamis, 30 April 2026 | 11:56
Kamis, 30 April 2026 | 11:43
Kamis, 30 April 2026 | 11:27
Kamis, 30 April 2026 | 11:06
Kamis, 30 April 2026 | 11:05
Kamis, 30 April 2026 | 11:02
Kamis, 30 April 2026 | 10:50
Kamis, 30 April 2026 | 10:45
Kamis, 30 April 2026 | 10:28